Tari kontemporer merupakan salah satu gejala
dalam kehidupan modern kita dewasa ini. Keberadaannya dikalangan seniman sudah
tidak asing lagi, tapi dari kalangan awam tari dari golongan ini masih kurang
di kenali. Kebanyakan orang tidak mengerti, nilai-nilai dan kwalitas yang
terkandung. Apakah kiranya yang dapat diharapkan dari tari yang menamai dirinya
tari kontemporer itu, yang ditangkap hanya keanehannya saja oleh karena
dilatarbelakangi oleh ketidaklazimannnya itu. Lewat usaha pengadaan even-even
seperti Pasar tari Kontemporer, Indonesia Dance Festival, Festival Nasional
Tari Nusantara dan kegiatan apa lagi yang akan muncul nanti nya itulah yang akan
menjembatani pemahaman dalam masyarakat.
Dengan begitu, karya yang disajikan dapat disimak, dinilai dan dihayati
oleh banyak orang. Kemudian
diperbincangkan, dikenang, dan kemudian orang mengharapkan untuk melihat
karya-karya tari kontemporer spektakuler lain nya.
Tari kontemporer atau tari
masa kini merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh seniman tari sebagai
perkembangan lebih lanjut dari gerakan yang dilancarkan oleh seni modern, yang
cendrung untuk menentang tradisi. Usaha yang keras untuk menemukan
bentuk-bentuk baru, azas-azas komposisi baru dan bahkan sumber-sumber gerak
selalu ada di sana di pusat medan kreativitas di mana sang seniman bekerja
untuk mencari kemerdekaannya.
Seni tari kontemporer secara umum juga cendrung untuk
menanggapi masalah aktual yang terjadi dalam masyarakat masing-masing atau
masalah apa saja yang dikenali sebagai masalah global (hot issue). Namun, sang seniman juga hidup dalam lingkungan
tradisi di mana tradisi itu berada, tradisi itu dirasakan sebagai sesuatu yang
harus di hadapi, bahkan dilawan, tetapi adakalanya juga samar-samar dikenali
sehingga menjadi tantangan untuk meraihnya. Melihat situasi seperti ini maka
seniman itu didesak untuk bersikap terhadap tradisi melalui suatu dialog yang
mempunyai arti, baik pada tataran konsep maupun pada tehnik. Kecendrungan dalam
mencari penemuan-penemuan baru, mencari sumber-sumber gerak yang baru,
tehnik-tehnik yang baru. Agaknya hal seperti inilah yang digemari oleh penata
tari muda sekarang lalu di tampung oleh suatu wadah yang sering dinamakan festival. Kebebasan seperti ini dijadikan
sebagai wadah dan lahan yang luas menuangkan ide, gagasan, sehingga ia mampu
dan siap untuk menyajikan yang sifatnya kebaru-baruan. Hal yang berbau
kebaru-baruan tentu banyak mempertimbangan dari segala aspek agar menjadi
sebuah pendalaman konsep yang berarti dari sebuah pikiran yang akan dilahirkan
menjadi sebuah karya.
Perkembangan tari kontemporer
beserta aspek-aspek pendukungnya telah nampak dalam wujud yang nyata, sebagai
indikasi dari festival tari yang diadakan telah melahirkan penata tari muda
dalam menyongsong masa depan tari di Indonesia. Tinggal sekarang pemantapan dan
bimbingan serta motivasi diri yang paling menentukan, semua ini ditandai dengan
usaha-usaha seperti hasil kreativitas. Salah
satu hal yang dapat memotivasi diri para seniman muda adalah dukungan dari
pihak pemerintah atau suatu intitusi yang peduli akan pergerakan tumbuh kembang
nya seni tari. Setidak nya bisa
merangkul dan menganjurkan agar seniman
seni di Indonesia lebih banyak mengundang kurator internasional agar seni
kontemporer Indonesia bisa lebih dikenal secara global.
Hal
yang lebih prinsipil yaitu bagaimana usaha kita tidak menjadi seniman pesanan,
karena dengan menjadi seniman pesanan akan mengakibatkan lamban dalam
perkembangan. Lalu jalan yang terbaik
dalam mengukir sebuah prestasi seni adalah apabila diri seniman itu dikomandoi
oleh hati dan perasaannya sendiri utnuk berbuat atau berkarya.
Intinya diri seniman itu tidak selalu dikomandoi oleh sebuah even
yang besar.
Buat even sendiri aja!
Itu lebih baik untuk memicu kreativitas berkwalitas.
Terima
Kasih,
(Ica_Furry).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar