Tolong lah
cinta..
Saat
terdesak aku sangat mengharapkan mu membelai hening jantung hatiku. Setidaknya kamu harus tahu mengapa aku pasrah
berkata seperti ini. Bijaknya tutur
kehidupan kini buat terjebak.
Binasa! Itu lah yang selalu
diandalkan untuk resiko terdepan dari sebuah kelalaian.
Lima puluh
hari kebersamaan ini tak mengubah apapun bagiku. Tak sanggup berharap akan berkembang lebih,
tak menginginkan pula menyusut hilang kendali.
Asal kau tahu cinta, tidak mudah membiarkan mu bersaksi dalam rentang
waktu yang sulit tuk dijamah. Ini sebuah
keputus asaan!
Aku pernah
mengizinkan mu menapaki jalanan terjal tanpa tautan jemari ini. Lalu apa yang terjadi cinta? Bantahan mu tak
bermekaran harumnya seperti kasturi .. aku hanya mampu tersenyum. Seperti inilah keadaan nya , tak sanggup
boleh lah berlalu. Anggukkanlah kepalamu
untuk menyetujui pendapat ku ini.
Mengertilah
cinta..
Sewaktu
mengingat mu hadir mengisi relung kalbu, tiba-tiba saja rasa syukur ini terucap
syahdu. Setidaknya kamu harus tahu mengapa
aku pasrah berkata seperti ini. Aura
ketenangan mengalir , menghampiri, membentuk riak-riak kecil bergejolak indah
di dada. Tetaplah bersama! Suasana ini lah yang nyaris membunuh keluh
kesah ku.
Detik demi
detik terlampaui masih tak mengubah apapun bagiku. Tak berharap satu pujian bahkan caci makian
datang menghampiri tanpa alasan yang pasti.
Jika kamu mengerti, kesederhanaan kita ialah pondasi penyatuan satu
asa. Ini sebuah tantangan!
Cukup hanya kamu cintaku..
Di Tahun baru Islam 1 Muharam 1433 Hijriah ini
Ijinkan aku
berharap, untuk dapat selalu tersenyum bersamamu disaat sedih maupun suka
hingga waktu tak berkenan lagi menjawab.
lanjutka perjuangan .,,,,,
BalasHapus